Akhir-akhir ini, aku sering terlalu peduli dengan urusan orang di luar sana yang bahkan sebagian besar belum pernah kutemui secara langsung.
Ironisnya, aku justru menjadi acuh dengan orang-orang di sekitarku. Aku jarang sekali menanyakan kabar keluargaku, tetanggaku, kerabatku, dan teman-temanku yang nyata. Aku pun menjadi sulit untuk bertanya apakah mereka memerlukan bantuanku..
Inikah dampak buruk pertemanan via internet yang dulu sering sekali dikeluhkan oleh generasi tua?
Inikah aku yang meski wawasanku semakin luas, namun interaksi sosialku menyempit?
Inikah aku yang oleh orang-orang di luar sana digemari, disenangi, dan dijadikan bintang, tetapi di tengah keluarga dan lingkunganku yang nyata aku menjadi orang tanpa guna?
Di manakah diriku yang sebenarnya?