Saat kecil, aku pernah bermimpi untuk menjadi seorang penulis. Komik, cerpen, cerbung, cergam, komik tanpa kata-kata alias komik bisu, novelet, pernah kubuat kala itu. Aku menulis semuanya di atas lembaran kertas-kertas bekas. Terkadang, aku menggunakan sela-sela kosong yang ada di buku-buku tulis sekolahku yang telah lalu.
Setelah melalui begitu banyak hal, aku ingin kembali menulis --layaknya hal yang biasa kulakukan hampir setiap hari di masa lalu. Bisakah aku memulainya sekarang? Mampukah aku menghasilkan tulisan dan karya lain yang disukai oleh banyak orang --sama seperti dulu? Sanggupkah aku melalui hari-hari itu ataukah aku hanya akan kembali berputar ke masa-masa "kelam" yang kulalui saat aku tak rajin lagi menulis?
***
Dulu, waktu itu, aku rutin menulis selama lebih dari 10 tahun, tapi setelah itu, ada banyak kejadian buruk yang harus kulalui, dan jujur, aku merasa sangat stres menghadapi tekanan yang sebenarnya tidak terlalu berat, tapi memang cukup banyak dan sering terjadi.
***
Di masa yang kusebut "kelam" itu, aku yang semula pendiam, mulai berteriak-teriak meski tak pernah sekalipun aku mengumpat dan memaki-maki orang lain. Saat itu, aku menjadi semakin tak terkendali, terutama jika ada orang lain yang menghalangi keinginanku.
***
Jika aku kembali aktif menulis, akankah aku kembali "harus" melalui masa-masa "kelam" seperti dulu?
Aku tak pernah tahu, akan seperti apa hari-hari yang harus kulalui di masa depan. Namun satu hal yang kutahu, aku semestinya bisa belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu.
Semoga aku bisa menjalani masa-masa indah yang pernah kumimpikan di masa lalu.
aamiin...
Semangat dan salam "on-fire"!
Satu langkah menuju mimpiku menjadi seorang penulis didukung sepenuhnya oleh +Inspirator Academy, +Brili Agung Zaky Pradika, +Diah Sally, dan +Apriliah Rahma
